Gubernur Kecewa Pemilih Pemilu Kada Sumbar Rendah
Juli 13, 2010 at 3:43 am Tinggalkan Komentar
Kamis, 08 Juli 2010 08:09 WIB
PADANG–MI: Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman menyatakan kecewa pada rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilu kepala daerah provinsi yang berlangsung 30 Juni 2010.
Jumlah pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu Kada Sumbar jauh dari yang diharapkan, katanya di Padang, Kamis (8/7).
Berdasarkan perkiraan Koordinator Divisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, tingkat pertisipasi pemilih pada Pilkada 2010 hanya sekitar 50%.
Menurut gubernur, angka partisipasi itu mengecewakan karena jauh dari harapan, padahal pemilu kada berjalan dengan kondusif dan lancar.
Pascapemungutan suara 30 Juni 2010, KPU belum menetapkan hasil akhir perolehan suara setiap pasangan calon gubernur/wakil gubernur, karena baru dilakukan pada penghitungan manual setelah selesai dilaksanakan pada tingkat kabupaten/kota.
Terkait kondisi pasca pemilu kada, Marlis minta semua pihak menjaga keamanan, perdamaian dan suasana kondusif. “Kita harapkan kondisi yang kondusif tetap dipertahankan dan jangan ada pihak-pihak yang berfikir merusaknya,” katanya menambahkan.
Menyinggung hasil penghitungan suara oleh KPU, kata dia, harus dapat diterima semua pihak dengan legowo.
Terkait rendahnya tingkat pemilih, Koordinator Divisi Sosialisasi KPU Sumbar Husni Kamil Manik juga mengaku heran.
Disinggung rendahnya partisipasi ini karena kelemahan sosialisasi KPU, Husni mengatakan belum bisa menentukan faktor penyebab rendahnya partisipasi, sedangkan sosialisasi yang dilakukan KPU sudah lebih dari cukup.
Pemilu Kada Sumbar diikuti lima pasangan calon yakni, pasangan Ediwarman-Husni Hadi dicalonkan 24 partai kecil tergabung dalam Koalisi Partai Maju Bersama.
Kemudian, pasangan Marlis Rahman-Aristo Munandar dicalonkan Partai Golkar, Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan diusung koalisi Partai Amanat Nasional dengan Partai Persatuan Pembangunan.
Selanjutnya, pasangan Endang Irzal-Asrul Syukur dicalonkan Partai Demokrat didukung Partai Gerindra, dan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim yang didaftarkan Koalisi PKS dan Hanura.
Pemilu Kada Sumbar digelar serentak dengan 13 pemilu kada di kabupaten/kota di provinsi ini meliputi pemilihan bupati/wakil bupati Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, 50 Kota, Tanah Datar, dan Sijunjung.
Kemudian pemilihan bupati/wakil bupati Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, dan pemilihan wali kota/wakil wali Kota Bukittinggi serta Kota Solok. (Ant/wt/OL-1)
Entry filed under: Berita Pilkada. Tags: .


Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed